Nuansa haru dan kebahagiaan menyelimuti area Stasiun Bandung ketika 68 porter dari Grup Hijau PT Kereta Api Indonesia menerima paket bantuan melalui program “Kado Mimpi Lebaran.” Kegiatan ini diselenggarakan langsung oleh tim Yayasan Diferensia sebagai wujud kepedulian kepada para pekerja harian yang setia melayani masyarakat, terutama menjelang Ramadhan dan Idulfitri.

Senyum sumringah tampak dari para porter saat bantuan dibagikan satu per satu. Bagi mereka, bingkisan tersebut bukan sekadar paket kebutuhan, melainkan simbol perhatian yang menguatkan hati. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi abah, terutama untuk persiapan hari raya. Semoga semua yang telah membantu kami selalu diberi kesehatan, keberkahan, dan rezeki yang berlimpah,” ungkap Abah Een (71), salah satu porter Regu Hijau.
Direktur Yayasan Diferensia, Mardi Hendra, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan rasa tenang bagi para pekerja yang selama ini berperan penting di balik layanan publik. Menurutnya, setiap individu yang berkontribusi bagi masyarakat layak merasakan kebahagiaan yang sama saat menyambut hari kemenangan.
Ia juga menegaskan bahwa terselenggaranya kegiatan ini tidak lepas dari dukungan para donatur dan relawan. Bantuan yang diberikan diharapkan bukan hanya meringankan kebutuhan materi, tetapi juga menjadi suntikan semangat dan harapan bagi para porter dalam menjalani Ramadhan.

Program Kado Mimpi Lebaran menjadi bukti nyata kolaborasi kebaikan antara masyarakat dan Yayasan Diferensia. Ke depan, yayasan bertekad memperluas jangkauan manfaat agar semakin banyak pekerja rentan yang merasakan sentuhan kepedulian. Momen di Stasiun Bandung itu pun menjadi pengingat bahwa kebaikan, sekecil apa pun, selalu mampu menemukan jalannya dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.